Oleh
H. Ma'mun Zahrudin
Setiap orang punya Jam sendiri untuk Sukses
Sahabat, dalam sebuah kesempatan Einstein berkata:
Not Everything That Count, can Be Counted (tidak semua yang terhitung dapat diperhitungkan). Not Everything that Counted, Trully Counted (tidak semua yang terhitung, benar-benar terhitung).
Banyak sekali orang yang prestasi SMP dan SMAnya sangat bagus sekali, tapi dalam hidupnya ia tidak beruntung karena ia tidak bisa melanjutkan ke universitas. Banyak sekali yang IPKnya bagus tapi ketika keluar kuliah malah yang IPK biasa-biasa yang cepat kerja.
Banyak orang yang tidak cantik atau ganteng, tapi malah mereka yang lebih dahulu mendapat jodoh. Banyak orang yang sudah lama menikah tapi ia belum punya keturunan terkalahkan orang pasangan baru menikah gampang sekali mendapat keturunan.
Banyak sekali orang yang pakar dalam sesuatu, tapi terkalahkan popularitasnya oleh anak kemarin sore karena dahsyatnya Vlog.
Sahabat, JK Rowling bisa sukses di Usia 32 Tahun, Jackma dengan perusahannya yaitu Ali Baba mulai berbisnis saat usia 35 tahun, Morgan Freeman seorang aktor hollywood baru mulai main film usia 54 Tahun, Kolonel Sanders dengan KFCnya sukses di usia 67 tahun, Suchiro honda usia 42 tahun, Adolf Dassler pemilik Adidas usia 49 tahun, Jhon Pemberton dengan Coca cola sukses di Usia 55 tahun, Ray Crock usia 50 tahun, begitu juga dengan Nabi Besar Muhammad Saw, yang diangkat menjadi Rasul saat usia 40 Tahun.
Segala sesuatu dalam hidup kita adalah sesuai dengan jam kita dan waktu kita. Jangan pernah sahabat mengukurnya dengan waktu orang lain. Akan tiba kesuksesan kita sesuai dengan waktu yang telah Allah tetapkan. Yang paling penting adalah berusaha dan tetaplah tawakkal.
Jangan pernah mengukur kesuksesan kita dengan jam orang lain. Setiap orang punya waktunya masing-masing. Segala sesuatu terjadi dengan kecepatan yang ditentukan oleh Allah swt.
Ketika sahabat hidup berarti walau dengan kesederhanaan itulah kesuksesan, berdampak positif bagi lingkungan sekitar, itulah kesuksesan.
Ketika hidupmu, segalanya sahabat berikan untuk membangun masyarakat ke arah mardhatillah itulah sebenarnya kesuksesan sejati.
Sekali lagi jangan pernah mengukur kesuksesan dengan jam orang lain, tetaplah berkarya, dan tetaplah untuk terus terlibat dalam menggiring masyarakat ke mardhatillah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar